Rabu, 02 September 2015

Penerapan Integral Tak Tentu Dalam Bidang Ekonomi



APLIKASI INTEGRAL TAK TENTU DALAM BIDANG EKONOMI
Pengertian Integral Tak Tentu
Mengintegralkan suatu fungsi turunan f(x) berarti adalah mencari integral atau turunan antinya, yaitu F(x).
Bentuk umum integral dari f(x) adalah:

∫ f(x) dx = F(x) + k

dimana k adalah sembarang konstanta yang nilainya tidak tertentu. Dalam rumusan diatas, tanda ∫ adalah tanda integral; f(x) dx adalah diferensial dari F(x); f(x) adalah integral partikular; k adalah konstanta pengintegralan; dan F(x) + k merupakan fungsi asli atau fungsi asal. Proses pengintegralan disebut juga integrasi.
Dalam diferensial kita menemukan bahwa jika misalnya suatu fungsi asal dilambangkan dengan F(x) dan fungsi turunan dilambangkan dengan f(x), maka

Untuk fungsi asal : F(x) = x2 + 5

Fungsi turunannya : f(x) = d F(x) = 2x
dx

Jika prosesnya dibalik, yakni fungsi turunan f(x) diintegralkan, maka

∫ f(x)dx = F(x) + k = x2 + k

karena derivatif dari setiap konstanta adalah nol, maka dalam mengintegralkan setiap fungsi turunan konstanta k tetap dalam bentuk k. artinya nilai konstanta tersebut tidak dengan sendirinya bisa diisi dengan bilangan tertentu (misalnya 5, dalam contoh tadi), kecuali jika didalam soal memang sudah ditentukan nilai konstantanya. Karena ketidaktentuan nilai konstanta itulah maka bentuk integral yang merupakan kebalikan dari diferensial dinamakan integral tak tentu.
Dalam dunia ekonomi, integral tak tentu ini sering digunakan dalam menyelesaikan masalah fungsi biaya, fungsi penerimaan, fungsi utilitas, fungsi produksi serta fungsi konsumsi dan tabungan. Pendekatan integral tak tentu juga dapat diterapkan untuk mencari persamaan fungsi total dari suatu variabel ekonomi apabila fungsi marginalnya diketahui. Karena fungsi marginal pada dasarnya merupakan turunan dari fungsi total, maka dengan proses sebaliknya, yakni integrasi, dapatlah dicari fungsi asal dari fungsi tersebut atau fungsi totalnya.


1.fungsi biaya

Contoh kasus:
Biaya marjinal suatu perusahaan ditunjukkan oleh MC = 3Q2 - 6Q + 4. Carilah persamaan biaya total dan biaya rata-ratanya.
Jwb:
Biaya total C = f(Q)
Biaya marjinal : MC = C1 = dC/dQ = f1 (Q)
Biaya total tak lain adalah integrasi dari biaya marginal

C = ∫ MC dQ = ∫ f1 (Q) dQ

Penyelesaian dari masalah yang tersebut diatas:
Biya total : C = ∫ MCdQ
= ∫ (3Q2 - 6Q + 4.) dQ
= Q3 - 3Q2 + 4Q + k
Biaya rata-rata : C/Q = Q3 - 3Q2 + 4Q + k/Q
Konstanta k tak lain adalah biaya tetap. Jika diketahui biaya tetap tersebut adalah 4, maka:
C = Q3 - 3Q2 + 4Q + 4
AC = Q3 - 3Q2 + 4Q + 4/Q


2.fungsi penerimaan

Contoh kasus:
Carilah persamaan penerimaan total dan penerimaan rata-rata dari suatu perusahaan jika penerimaan marjinalnya MR = 16 – 4Q.
 Jwb:
Penerimaan total : R = f(Q)
Penerimaan marjinal : MR = R1 = dR/dQ = f1 (Q)
Penerimaan total tak lain adalah integral dari penerimaan marjinal

R = ∫ MR dQ = ∫ f1 (Q) Dq

Penyelesaian dari masalah yang tersebut diatas:
Penerimaan total : R = ∫ MR dQ
= ∫ (16 – 4Q) dQ
= 16Q – 2Q2
Penerimaan rata-rata : AR = R/Q = 16 – 2Q
Dalam persamaan penerimaan total konstanta k = 0, sebab penerimaan tidak akan ada jika tak ada barang yang dihasilkan atau terjual.

3.fungsi utilitas

Contoh kasus:
Carilah persamaan utilitas total dari seorang konsumen jika utilitas marjinalnya MU = 90 – 10Q
Jwb:
Utilitas total : U = f(Q)
Utilitas marjinal : MU = U1 = dU/dQ = f1 (Q)
Utilitas total tak lain adalah integral dari utilitas marjinal

U = ∫ MU dQ = f1 (Q) dQ

Penyelesaian dari masalah yang tersebut diatas:
Utilitas total: U = ∫ MU dQ
= ∫ (90 – 10Q) dQ
= 90Q – 5Q2
Seperti halnya produk total dan penerimaan total, disinipun konstanta k = 0, sebab tak ada kepuasan atau utilitas yang diperoleh seseorang jika tak ada barang yang dikonsumsi.

4.fungsi produksi

Contoh kasus:
Produk marjinal sebuah perusahaan dicerminkan oleh MP = 18x – 3x2 . carilah persamaa produk total dan produk rata-ratanya.
Jwb:
Produsi total :P = f(x) dimana.
P = keluaran; x = masukan
Produk marjinal : MP = P1 = dP/dX = f1 (x)
Produk total tak lain adalah integral dari produk marjinal

P = ∫ MPdX = ∫ f1 (x) dX

Penyelesaian dari masalah yang tersebut diatas:
Produk total : P = ∫ MPdX
= ∫ (18x – 3x2 ) dX
= 9x2 – x3
Produk rata-rata : AP = p/x = 9x – x2



5.fungsi konsumsi dan tabungan

Contoh kasus:
carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan masyarakat sebuah negara jika diketahui outonomous consumption-nya sebesar 30 milyar dan MPC = 0,8.
Jwb:
Dalam ekonomi makro, konsumsi (C) dan tabungan (S) dinyataka fungsional terhadap pendapatan nasional (Y).
C = f(Y) = a + By
MPC = C 1 = dC/dY = f 1 (Y) = b
Karena Y = C + S, maka
S = g(y) = -a + (1 – b) Y
MPS = S1 = dS/dY = g 1 (Y) = (1 – b)
Berdasarkan kaidah integrasi, konsumsi da tabungan masing-masing adalah integral dari marginal propensity to consume dan marginal propensity to save.

C = ∫ MPC dY = F(Y) + k k ≡ a
S = ∫ MPS dY = G(Y) + k k ≡ -a

Konstanta k pada fungsi produksi ada fungsi tabungan masing-masing adalah outonomous consumption dan outonomous saving.

Penyelesaian dari masalah yang tersebut diatas:
C = ∫ MPC dY = ∫ 0,8 Y + 30 milyar.
S = ∫ MPS dY = ∫ 0,2 Y – 30 milyar.
Atau S = Y – C = Y – (0,8 Y – 30 milyar) = 0,2Y – 30 milyar.




Minggu, 23 Agustus 2015

puisi semangat perjuangan



Semagat Perjuangan
15 Agustus 2015
Demi tanah air kau singsingkan baju
Demi Negeri ini kau korbankan waktu
Demi Bangs ini kau pertaruhkan nyawa
Semangat membara di jiwamu
nampak jelas terlihat di wajahmu
tak segelintirpun rasa takut
taklukan duri – duri Negeri
dengan semangat perjuangan
tak perduli mata air muncul di dada
takan gentar walaupun sejengkal
semangat juangmu adalah bamboo runcing
yang selalu setia dan tak putus asa
menemani kaki telanjang
pelipur laramu adalah doa
yang berani tegas eneguhkan hati . . .
by : Riki T. Ramdani

puisi kasih bunda



Kasih Bunda


20 Agustus 2015


Dirimu yang satu . . .


Tiadak duanya dimuka Bumi ini


Kasih dan sayingmu tulus


Cinta dan doamu ikhlas


Oh . . . Bunda


Kasihmu tiadak tara


Bak surya menemani Jagat Raya


Tak hentinya kau menerangi


Meneranginya kehidupanku


Tanpa mengharap balas jasa


Wahai Bundaku . . .


Terima kasihku padamu


Atas kasih yang kau beri


Walau takan tergantikan


Dengan cara apapun itu…


Jiwaku adalah kasihmu


Ragaku adalah sayangmu


Jantungku adalah cintamu


Oooh . . .


 Bundaa. . .


Tiadak kau aku ini hampa




By : Riki T  Ramdani

resep sayur lodeh



Resep sayur Lodeh
ala Chef  Riki Tata Ramdani

Bahan - bahan
       300 gram               Tempe, potong dadu
       1 biji                           Cabe merah besar, buang biji                          iris miring.
       1 biji                           Cabe hijau besar, buang biji                     iris miring.
       1 Buah                  Terong ungu
       ½ buah                 Labu siam
       750 gram               Jagung manis
       3 lembar               Daun salam
1 ruas jari                    Lengkuas
Secukupnya          Garam, gula pasir /gula merah
2 sdm                   Minyak goring
1 Liter                 Air

Bahan yang di haluskan
4 siung                  Bawang merah
3 siung                  Bawang putih
1 biji                           Cabe rawit merah
150 ml                   santan
Secukupnya          merica/lada putih, ketumbar                           dan kaldu ayam

Langkah – langkah
Ø Cuci dan potong-potong semua bahan. Boleh di tambah bahan yang lain.
Ø Rebus 1 L air hingga mendidih, masukan smua bahan-bahan yang telah di potong
Ø Tumis bumbu halus tadi, hingga harum dan matang
Ø Masukan tumisan bumbu ke dalam panic rebusan sayur
Ø Masukan cabe hijau, cabe merah, salam dan lengkuas
Ø Masukan santan, aduk rata hingga mendidih, tambahkan garam, kaldu dan gula sesuai selera
Ø Matikan api setelah semua sayur mateng
Ø Sayur lodeh siap di hidangkan